1. tangga spiral di Garvan Institute di Sydney, Australia
2. Tangga spiral di Museum Vatikan (Italia)
3. Loretto Chapel Stair (USA)
4. Tangga di Lello Bookshop (Portugal)
5. Jembatan Berbentuk tangga pada Traversinertobel (Swiss)
Resep Aneka Makanan Kita, Enak, Mudah, Lezat dan Bergizi
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
| 1. Teh Herbal Menjaga kelangsingan tubuh serta kesehatan dengan teh herbal menjadi kebiasaan yang umum akhir-akhir ini. Tubuh terasa lebih bugar, dan lebih langsing. Namun, ternyata teh herbal ini membawa efek samping yang buruk bagi gigi. Mereka yang rutin mengonsumsi teh herbal cenderung memiliki gigi kuning. Menanggapi hal ini, para peneliti Jepang, seperti dilansir Dailymail, menyarankan agar para konsumen teh herbal lebih memilih teh hijau. Kandungan katekin di dalam teh hijau dipercaya dapat menekan bakteri pemroduksi asam di gigi, sehingga gigi kuning lebih mudah dicegah |
| 2. Obat Mata Mungkin Anda bingung, apa hubungan obat tetes mata dengan kuningnya gigi. Namun, obat tetes mata ini memang menjadi salah satu penyebab gigi menjadi kuning. Kandungan kimia dalam obat tetes mata menekan produksi saliva. Dimana saliva akan menetralisir asam di dalam mulut. Karena jumlah saliva ini berkurang, secara otomatis asam di dalam mulut akan meningkat. Di sini bakteri akan berkembang biak lebih pesat, sehingga gigi menjadi kuning. |
| 3. Berenang Hasil studi yang dilakukan terhadap 500 orang perenang menyebutkan bahwa 66% dari perenang mengalami kerusakan pada gigi serta gigi kuning. Hal ini disebabkan karena kandungan klorin yang tinggi di dalam air kolam. Klorin tersebut mempengaruhi pH air yang menyebabkan kandungan asamnya lebih tinggi. Untuk itu, jangan lupa menyikat gigi setelah berenang. |
| 4. Pemutih gigi Bagaimana bisa pemutih gigi malah membuat gigi menjadi kuning? Well, ternyata cara kerja pemutih gigi ini tidak sesederhana yang kita pikirkan. Kebanyakan, pemutih gigi bekerja dengan mengerosi gigi. Dan seringkali, pemutih gigi yang dikenakan di rumah, tidak bekerja secara maksimal. Bukannya memutihkan, mereka malah mengikis gigi, membuatnya rapuh dan kuning. |
| 5. White Wine Ternyata anggur putih justru memberikan efek lebih buruk bagi gigi. “Anggur putih lebih cepat mengikis gigi,” ungkap Dr Paul Ashley, direktur institusi kesehatan gigi, di University College Hospitals. |
| 6. Menyikat gigi setelah makan yang manis Saking takutnya ada bakteri yang tinggal di gigi, maka Anda akan buru-buru menyikat gigi setelah makan yang manis-manis. Benarkah hal ini? Ternyata justru hal ini salah. Setelah proses pengunyahan, maka mulut cenderung bersifat asam. Saat ini akhirnya gigi menetralisir keadaan mulut dengan mengeluarkan enamel untuk melindungi gigi. Jika Anda terburu-buru menyikat gigi, maka enamel ini akan terbuang sia-sia dan bakteri justru bebas berkembang. Untuk itu sangat disarankan menyikat gigi setidaknya 1 jam setelah makan yang manis-manis. |
| 7. Diabetes Tak bisa dipungkiri bahwa penyakit yang satu ini memang menyumbangkan efek gigi kuning, rapuh bahkan keropos. Sayangnya, banyak penderita diabetes tidak menyadari bahwa penyakitnya ini juga mempengaruhi keadaan giginya. |
| 8. Rokok Selain penyakit diabetes, rokok juga membuat gigi menjadi kuning. Kandungan nikotin di dalam rokok menyebabkan ruang mulut menjadi asam, nikotin-nikotin terikat pada elemen gigi dan tinggal pada dinding-dinding gigi. Tak heran jika mereka yang merokok hampir sulit untuk punya gigi putih bersih. |
| 9. Minuman berenergi Karena dibuat untuk menggantikan energi dan garam yang hilang saat berolahraga, maka minuman berenergi dilengkapi dengan gula dan asam. Berdasarkan studi yang dilakukan University of Birmingham, ditemukan bahwa minuman berenergi bersifat korosif ketimbang air mineral. Zat kimia yang terkandung dalam minuman berenergi cenderung merusak dan mengikis gigi. |
![]() |
| 1. Mobil F1 dapat melaju dari 0 hingga 160 km/jam dan kembali lagi ke 0 hanya dalam waktu 4 detik 2. Mesin F1 hanya bertahan untuk balapan selama 2 jam sebelum mesin tersebut meledak, untuk mobil pasaran biasanya dapat bertahan hingga 20 tahun 3. Mesin F1 umumnya berputar hingga 18000rpm yang artinya piston bergerak naik turun 300 kali sedetik 4. Mobil F1 terdiri dari 80.000 komponen, bila mobil tersebut dirakit dengan akurasi hanya 99,9% mobil masih dapat berjalan tetapi dengan 80 kesalahan perakitan 5. Desain aerodinamika dan downforce (gaya tekan ke bawah) mobil F1 sangat penting, bahkan pesawat kecil dapat terbang dengan kecepatan lebih rendah daripada mobil F1 6. Tanpa sistem aerodinamika dan downforce yang baik, mobil F1 dapat kehilangan kontrol dan terjadi wheel spin (roda berputar tetapi mobil tetap di tempat) pada kecepatan hanya 160 km/jam padahal umumnya mobil F1 memiliki kecepatan lebih dari 300 km/jam 7. Gaya downforce yang dihasilkan sayap depan dan belakang mobil F1 sangat hebat. Saat melaju lebih dari 160 km/jam, mobil F1 dapat menghasilkan gaya tekan ke bawah sama dengan berat mobil tersebut 8. Pada balapan jalan raya seperti GP Monaco, downforce mobil F1 memiliki kemampuan untuk mengangkat penutup lubang got. Makanya, penutup lubang got harus dilas terlebih dahulu sebelum pertandingan 9. Ban mobil normal dapat bertahan 60.000 - 10.000 km, sedangkan ban balap F1 didesain hanya bertahan untuk 90 - 120 km saja |
![]() |
| 11. Ban F1 untuk kondisi sirkuit kering mencapai puncak performanya (grip terbaiknya) ketika temperaturnya mencapai 900 - 1200 derajat Celcius. Pada kecepatan maksimalnya, ban F1 berputar 50 kali sedetik 12. Udara yang digunakan untuk kebanyakan ban balap adalah Nitrogen karena memiliki tekanan yang lebih konstan dibanding udara biasa. Udara biasa umumnya memiliki uap air yang dapat mengakibatkan tekanan tidak stabil saat temperatur meningkat 13. Cakram rem F1 memiliki temperatur operasi sekitar 1000 derajat Celsius sampai mobil sebelum berbelok, cakram tersebut terbuat dari serat karbon yang bersifat lebih keras dan lebih tahan aus dari pada cakram besi baja |
![]() |
| 14. Saat mengerem, perlambatan yang dialami oleh pembalap F1 sama seperti mobil umum mengalami tabrakan dengan tembok pada kecepatan 300 km/jam 15. Jika selang air sistem pendingin tiba-tiba meledak, seluruh air sistem pendingin akan habis hanya dalam jangka waktu satu detik 16. Mobil F1 memiliki sistem kabel sepanjang satu kilometer, menghubungkan sekitar 100 sensor dan aktuator yang memantau dan mengontrol bagian-bagian mobil 17. Sistem pengisian bahan bakar F1 dapat menyuplai 12 liter bahan bakar sedetik, artinya Anda hanya butuh waktu 4 detik untuk mengisi tangki mobil umum dengan kapasitas 50 liter. Sistemnya sama dengan alat yang digunakan oleh pengisian bahan bakar helikopter milter Amerika Serikat 18. Kru F1 terlatih dapat mengisi bahan bakar dan mengganti ban hanya dalam waktu 5 detik 19. Gearbox mesin F1 hanya digunakan sekali untuk balapan dan diganti secara periodik untuk menghindari kegagalan 20. Rata-rata pembalap F1 kehilangan berat badan hingga 4 kg setelah sekali balapan |
| Jenis-Jenisnya pempek lenjer: ukuran besar : pempek kapal selam: telok besak (telor besar) Pempek Lenjer pempek lenggang: Pempek Lenggang ![]() |


